Ketua STAIMAS Wonogiri Hadiri Peresmian Tiga Gedung Layanan Pendidikan di STABN Raden Wijaya
Wonogiri – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri, Atik Nurfatmawati, S.E., M.I.Kom bersama Wakil Ketua III STAIMAS Wonogiri, Sugiyanto, S.E., M.M. menghadiri acara peresmian tiga gedung layanan pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri, Sabtu (10/1/2026), di Jl. Pudak IV, Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri.
STABN Raden Wijaya Wonogiri secara resmi meresmikan Gedung Layanan Pendidikan Adinata, Gedung Fakultas Dharmadutra Hayam Wuruk, serta Laboratorium Keagamaan Manjushri. Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan dan penguatan sarana akademik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, beserta jajaran pejabat Kementerian Agama, pimpinan perguruan tinggi, tokoh lintas agama, civitas academica STABN Raden Wijaya Wonogiri, serta tamu undangan dari berbagai institusi pendidikan, termasuk STAIMAS Wonogiri.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan perguruan tinggi agama tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan akademik semata, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan nilai moral dan kemanusiaan. Ia mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan tidak membeda-bedakan sesama manusia.
“Pada hakikatnya manusia dilahirkan dari satu asal yang sama dan memiliki derajat kemanusiaan yang setara. Karena itu, kita harus saling menyayangi ciptaan Tuhan dan menjaga toleransi umat beragama, khususnya di Kabupaten Wonogiri yang dikenal sebagai daerah yang rukun dan damai,” ujar Prof. Nasaruddin Umar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi agama akan berkembang dengan baik apabila memiliki fondasi moral yang kuat. Mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai keilmuan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam konteks spiritual, Menteri Agama juga menekankan pentingnya doa dan ketergantungan kepada Tuhan, terutama saat menghadapi kesulitan hidup. Menurutnya, kemandirian batin dan kekuatan hati menjadi bekal utama dalam menapaki jalan kehidupan yang benar.
“Jalan menuju kebaikan dan keselamatan tidak hanya satu. Gunakan kebaikan, ketaatan beribadah, dan ketakwaan kepada agama masing-masing sebagai jalan menuju kemuliaan,” tambahnya.
Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, jika kerukunan telah tertanam kuat dalam hati, maka kedamaian akan terwujud secara alami.
Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua III STAIMAS Wonogiri dalam peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen STAIMAS Wonogiri dalam mendukung penguatan kerja sama antarperguruan tinggi keagamaan serta mempererat hubungan lintas iman di Kabupaten Wonogiri.
Peresmian tiga gedung tersebut diharapkan menjadi tonggak penting bagi STABN Raden Wijaya Wonogiri dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, pengembangan akademik, serta penguatan nilai keagamaan dan kebangsaan, guna melahirkan generasi yang berilmu, bermoral, toleran, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Sumber: didiknews.com